Dimoderatori oleh Sekretaris Program Studi Ibu Andini Octaviana Putri, SKM., M.Kes, materi yang diangkat pada kegiatan ini yaitu pemberdayaan masyarakat di lingkungan lahan basah. Peserta kegiatan adalah seluruh mahasiswa aktif PS. Kesehatan Masyarakat Program Magister FK ULM dan tenaga pendidik di Lingkungan PS. Kesehatan Masyarakat Program Magister FK ULM. Meskipun kegiatan berlangsung secara hybrid dari pukul 15.40 WITA s.d 17.20 WITA suasana interaktif antara mahasiswa dan narasumber dapat terwujud dan berjalan dengan dinamis. Hal ini terbukti dengan banyaknya mahasiswa yang aktif terlibat dalam diskusi.
Dalam materinya, Dr. Rini Sugiarti, M,Si., Psikolog menyampaikan poin penting tentang pemahaman terkait lingkungan lahan basah, perilaku masyarakat di lingkungan lahan basah, budaya masyarakat di lingkungan di lahan basah, pemberdayaan masyarakat di lingkungan lahan basah, dan langkah pemberdayaan masyarakat di lingkungan lahan basah.
“Lingkungan dimana kita tinggal, akan menjadi tempat kita berkarya dan sebagainya. Perilaku masyarakat berbeda beda, demikian juga dengan budaya yang memiliki arti sebagai kebiasaan. Budaya masyarakat kita sangat beragam. Kita harus bisa menghargai, berpikiran positif, bisa membuat masyarakat merasa berdaya, memberikan rasa saling menghormati, mengayomi masyarakat. Hal tersebut yang perlu ditingkatkan, sehingga mereka bisa menjadi semakin baik” tutur beliau. “Untuk melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat, harus dilakukan analisis situasi terlebih dahulu terkait potensi budaya serta perilaku masyarakat seperti apa, agar harapannya nantinya kegiatan pemberdayaan tepat sasaran sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Merubah perilaku masyarakat tidak bisa serta merta dilakukan, merubah perilaku masyarakat perlu waktu yang panjang, bisa dimulai dari dalam level terkecil dulu yaitu keluarga terlebih dahulu, kemudian lingkungan sekolah, lingkungan kerja, lingkungan tempat tinggal, maupun masyarakat. Lingkungan tersebut jika diberdayakan dengan baik akan berdampak baik kepada Kondisi Sosial dan Ekonomi” tambah beliau (mel/ihy).