Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Diseminasi Awal Stase Keperawatan Kesehatan Lahan Basah (KKLB)

Home⬤Berita⬤Diseminasi Awal Stase Keperawatan Kesehatan Lahan Basah (KKLB)
20May

Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (PSKep FK ULM) pada Jumat (13/Mei/2022) melaksanakan Diseminasi Awal Stase Keperawatan Kesehatan Lahan Basah (KKLB) yang bertempat di Aula Puskesmas Martapura Barat

Banjarbaru – Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan kegiatan diseminasi awal stase Keperawatan Kesehatan Lahan Basah (KKLB) pada hari Jumat 13 Mei 2022 bertempat di Aula Puskesmas Martapura Barat Jl. Martapura Lama Desa Sungai Rangas Hambuku Kec. Martapura Barat yang di hadiri oleh Clinical Teacher, Clinical Instructor Stase KKLB dan Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Program Profesi.

Sambutan Kepala Puskesmas Martapura Barat dalam kegiatan diseminasi awal Stase KKLB

Praktik Keperawatan Kesehatan Lahan Basah (KKLB) merupakan bagian akhir dari rangkaian proses pendidikan Ners tahap profesi sebelum masuk ke tahap pembuatan Karya Tulis Ilmiah Ners (KTIN) yang akan diikuti oleh seluruh mahasiswa pada wahana praktik di komunitas untuk area lahan basah. Kemampuan yang dicapai selama program ini adalah mampu bekerjasama lintas departemen keperawatan atau mampu mengintegrasikan semua mata kuliah di setiap stase keperawatan (keperawatan dasar profesional, keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, dan manajemen keperawatan) di semester dua. Setelah menjalani praktik KKLB ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang terjadi di komunitas area lahan basah serta merencanakan intervensi dan melaksanakan implementasi sesuai departemen keperawatan yang akan terlibat dalam menangani masalah tersebut. Mata kuliah ini menekankan mahasiswa agar bisa bekerjasama lintas departemen keperawatan dan lintas sektor untuk memberikan asuhan keperawatan pada masyarakat di lahan basah. 

KKLB difokuskan untuk mengasah kemampuan mahasiswa agar mampu bersikap dan bertindak sebagai perawat profesional saat memberikan asuhan keperawatan di area lahan basah dengan mengintegrasikan beberapa disiplin keperawatan. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan melakukan analisis masalah kesehatan yang ada di komunitas untuk area lahan basah secara individu, kelompok, masyarakat, dan dari usia bayi, anak, remaja, dewasa, sampai dengan lansia. KKLB juga berfokus pada masalah kesehatan mental di masyarakat, kesehatan reproduksi dan maternitas, keperawatan gawat darurat, kritis, serta manajemen keperawatan yang bisa dilakukan di wahana praktik komunitas.

Setelah menyelesaikan praktik stase atau mata kuliah Keperawatan Kesehatan Lahan Basah (KKLB), mahasiswa mampu melakukan pengkajian, menganalisis masalah kesehatan (diagnosis keperawatan) yang muncul, membuat intervensi keperawatan, melakukan implementasi keperawatan, dan evaluasi atas masalah kesehatan/ keperawatan dan implementasi keperawatan yang telah dilakukan di komunitas lahan basah. Mahasiswa mampu melakukan kerjasama dalam mengatasi masalah kesehatan/ keperawatan dengan kolaborasi berbagai departemen keperawatan dan lintas sektor di komunitas.

Mahasiswa dalam kelompok akan ditempatkan pada daerah lahan basah yang sudah ditentukan. Mahasiswa dalam kelompok akan dibagi menjadi 2 setiap hari untuk melaksanakan asuhan keperawatan di komunitas dan puskesmas. Setiap anggota kelompok bertanggung jawab terhadap pemberian asuhan keperawatan kesehatan lahan basah berdasarkan bidang keperawatan anak/ maternitas/ jiwa/ manajemen/ medikal bedah/ gawat darurat/ kritis dengan pendekatan keperawatan komunitas. Kemudian akan melakukan pengkajian masalah keperawatan spesifik sesuai dengan pembagian disiplin ilmu keperawatan. Setiap kelompok melaksanakan kegiatan kelompok kerja kesehatan keperawatan lahan basah pada area dimana mahasiswa dialokasikan dengan kegiatan sebagai berikut:

  1. Melakukan pengumpulan data masyarakat dan data kesehatan masyarakat di puskesmas setempat untuk mendapatkan gambaran umum masalah kesehatan di masyarakat tersebut berdasarkan bidang keperawatan anak/ maternitas/ jiwa/ manajemen/ medikal bedah/ gawat darurat/ kritis/ gerontik/ keluarga/ komunitas. 
  2. Mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat lahan basah berdasarkan bidang keperawatan anak/ maternitas/ jiwa/ manajemen/ medikal bedah/ gawat darurat/ kritis/ gerontik/ keluarga/ komunitas melalui proses pengkajian keperawatan. 
  3. Menganalisis data dan memprioritaskan masalah keperawatan. 
  4. Menyusun rencana keperawatan dengan berkolaborasi ke beberapa departemen keperawatan sesuai dengan masalah keperawatan yang muncul di komunitas tersebut. Kolaborasi dalam bentuk diskusi pakar dan diskusi antar kelompok mahasiswa yang berada dalam departemen keperawatan yang telah diberikan penugasan. 
  5. Melaksanakan tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah kesehatan dengan mengikutsertakan lintas program dan lintas sektoral. 
  6. Melakukan evaluasi asuhan keperawatan. 
  7. Membuat laporan asuhan keperawatan. (ahd/dia).