Banjarmasin – Program Studi Pendidikan Dokter Program Profesi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat dari Panitia Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (PNUKMPPD) mulai menyelenggarakan lagi OSCE Nasional yang sebelumnya ditiadakan. OSCE adalah suatu metode untuk menguji kompetensi klinik secara obyektif dan terstruktur dalam bentuk putaran station dengan waktu tertentu. Objektif karena semua mahasiswa diuji dengan ujian yang sama. Terstruktur karena yang diuji keterampilan klinik tertentu dengan menggunakan lembar penilaian tertentu. Selama ujian peserta berkeliling melalui beberapa stasion yang berurutan. Pada masing-masing stasion ada suatu tugas atau soal yang harus dilakukan/ demonstrasikan atau pertanyaan yang harus dijawab. peserta akan diobservasi oleh penguji. Pada beberapa stasion peserta juga dapat diuji mengenai kemampuan menginterpretasi data atau materi klinik serta menjawab pertanyaan lisan. Setiap station dibuat seperti kondisi klinik yang mendekati senyata mungkin. Dalam OSCE penilaian berdasar pada keputusan yang sifatnya menyeluruh dari berbagai komponen kompetensi. Setiap station mempunyai materi uji yang spesifik. Semua peserta diuji terhadap materi klinik yang sama. Lamanya waktu untuk masing-masing station terbatas.
Sejak awal pandemi covid 19 beberapa tahun yang lalu, selama itu juga ujian OSCE tidak dilaksanakan, sebagai gantinya nilai osce diambil dari nilai osce dari kepaniteraan klinik di tahap koas. Setelah pandemi sudah mulai membaik dengan turunnya kasus positif, dan semakin banyaknya warga yang sudah vaksin tahap 2 bahkan booster. Dengan pembaharuan dari sisi sistem informasi yang paling signifikan, ujian osce dilaksanakan dengan perubahan aplikasi ujian computer base station (CBS) sangat berbeda dari CBS sebelum pandemi. Dimana dimana biasanya Pengawas Pusat akan membawa koper soal yang banyak dan berat apalagi jika mendapat lokasi ujian yg sampai 6 sesi/3-4 hari. beban Pengawas Pusat karena harus membawa berkas soal, templete, rubrik penguji, pasien standart, back up nilai, kertas hijau diagnosis terapi. jadi intinya semua itu akan disederhanakan agar tidak lagi dibawa, dengan cara ditampilkan pada pada layar monitor penguji, kemudian juga ada proses scan qq barcode ketika masuk kedalam login PP, peserta dan pasien standar. Dengan harapan aplikasi yang dikembangkan oleh BELMAWA DIKTI tersebut dapat membuat beban bawaan Pengawas Pusat berkurang.
Dimulai dengan Koordinasi Teknis Persiapan IT dan Uji Koneksi Sistem CBS Try Out OSCE Mei 2022 secara daring pada hari kamis 21 April 2022. Briefing dimulai oleh sambutan oleh Ketua PNUKMPPD Prof. Dr. dr. Tri Nur Kristina, DMM., M.Kes mengenai perubahan yang sangat signifikan dalam sisi Sistem Informasi. Dan intinya pada penjelasan aplikasi CBS yang baru dari Adityo Wibowo dari pengembang aplikasi belmawa dikti. Secara umum dari sisi system informasi proses ujian dengan menyiapkan jaringan computer H-2 yang disetting dengan menggunakan router mikrotik yang disetting dengan VPN dari kemdikbud. Mirip seperti ujian CBT UKMPPD, tujuannya adalah agar halaman ujian bersifat private koneksi (hanya jaringan internet yang mendapat koneksi VPN dari kemdikbud yang dapat mengakses halaman ujian).
persyaratan jaringan komputer harus menggunakan satu unit alat pengelola jaringan router dan di konfigurasi dengan route hanya ke satu server VPN kemdikbud dikti (disable all conection kecuali server VPN kemdikbud Dikti) begitu juga gatewaynya. Alamat IP Address ditentukan oleh panitia ujian. Adanya komitment tertulis (on demand) dari provider penyedia layanan internet yang dapat memberikan akses ke layana VPN Kemdikbud untuk kebutuhan uji kompetensi, Minimal bandwidth untuk kebutuhan OSCE adalah 10 Mbps, serta memiliki cadangan provider yang bebeda dari koneksi utama, Dan hanya satu IP DNS yang terpasang di client yaitu IP gateway VPN.
Untuk spesifikasi minimal perangkat computer atau laptop adalah
- Processor minimal setingkat core I3
- HDD 128 Gb
- RAM 4 Gb
- Terdapat web kamera
- Usia WS tidak lebih dari 7 tahun berdasarkan tahun pembuatan bios
- VGA display
- Eth 100/1000 Mbps
- OS yang terinstall Mozilla Firefox versi 64 keatas
- Satu printer cepat (laserjet ) untuk Pengawas Pusat
Dengan banyaknya perubahan terutama dari sisi teknis aplikasi diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi semua panitia yang terlibat, penguji dan peserta ujian terutama bagi pengawas pusat. Serta tetap menjaga kompetensi lulusan dokter Indonesia. (Arn/Dia)
Nama Penulis : Arniansyah
Program Studi : Program Studi Pendidikan Dokter Program Profesi
Nama Editor : Noor Diani
