Fakultas Kedokteran ULM

Rekomendasi Magang yang Tepat? Ikut Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program Magang saja

HomeBeritaRekomendasi Magang yang Tepat? Ikut Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program Magang saja

Abdul Wahid, pemuda yang baru saja mendapatkan gelar SKM nya ini juga turut menambahkan pemaparan pada sesi sharing. Wahid mengungkapkan bahwa selama dirinya mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat banyak hal yang dirinya lakukan sewaktu magang, yaitu real project collaboration yang mana pekerjaan yang diemban berupa sebuah projek dimana mahasiswa dituntut harus berkolaborasi lintas Program Studi, lintas Fakultas, lintas Universitas, mengerjakan projek nyata di Instansi atau perusahaan. Projek yang dilaksanakan bukanlah projek yang dibuat-buat hanya untuk keperluan magang, akan tapi projek yang memang diembankan pada layaknya seorang karyawan.

Selain itu, Wahid juga berbagi pengalamannya selama proses seleksi hingga dinyatakan lolos program ini. “Proses seleksi yang dilakukan pada batch 1 itu sangat luar biasa ketat, euphoria program yang baru pertama kali diadakan itu luar biasa tinggi. Dengan pendaftar ratusan ribu seperti yang telah dipaparkan dan yang diterima hanya 12 ribu mahasiswa di seluruh Indonesia. Kalau ditempat saya magang, jumlah pendaftar yang tercatat itu sejumlah 1.060 pendaftar dan yang diambil hanya berjumlah 20 mahasiswa. Saya juga bisa bilang bahwasanya proses seleksi MSIB itu layaknya proses kita untuk daftar kerja. Jadi betul-betul dari awal mendaftar sampai akhir proses itu, banyak sekali hal-hal yang mirip dengan rekrutmen proses ketika kita mau apply di perusahaan sebagai karyawan tetap”, ujar Wahid saat salah satu peserta kegiatan menanyakan tentang proses seleksi.

“Kemudian, pada proses seleksi ini teman-teman berhak untuk apply di berbagai macam perusahaan, saya menyarankanyang as match as possible, yang memang related dengan background kita begitu, dikarenakan biasanya requirement atau kualifikasi dan lain sebagainya juga ada yang mengharuskan background program studinya juga, ini menurut saya keuntungan sekaligus tantangan bagi kita di kesehatan masyarakat apabila teman-teman berencana untuk apply magang. Bahwa persaingannya akan lebih sedikit di perusahaan yang memasukkan kualifikasi khusus kesehatan masyarakat dibandingkan perusahaan lain dengan kualifikasi yang cuma secara umum untuk semua mahasiswa. Namun ini tidak menjadi keharusan bahwa teman-teman apabila juga ingin mencoba apply di perusahaan lain yang menurut teman-teman menarik, yang penting saran saya tadi adalah as match as possible, karena di pihak MSIB pun tidak membatasi teman-teman mau apply ke berapapun perusahaan”, tutur Wahid sebagai penutup. (Rin/Dia).

Nama Penulis    : Mahrisya Rindu Wahyuni.,Amd.KG
Program Studi   : Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana
Nama Editor      : Noor Diani