Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Pada hari Minggu, 25 Agustus 2024, Tim Pelaksana PPK ORMAWA TENSI PsKep FKIK ULM menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap program mitigasi bencana banjir yang telah diterapkan di Desa Antasan Sutun, Martapura Barat. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari masyarakat desa, Bapak Karang Taruna, Ibu PKK, dan warga desa Antasan Sutun.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.00 pagi di Puskesdes Antasan Sutun dengan agenda utama untuk meninjau sejauh mana efektivitas dari langkah-langkah mitigasi yang telah dilakukan sejak 20 Juli 2024. Salah satu fokus utama dalam evaluasi ini adalah menilai dampak dari pemahaman warga tentang mitigasi bencana banjir serta efektivitas program pelatihan kesiapsiagaan yang telah diberikan kepada masyarakat termasuk penggunaan rambu-rambu bencana seperti jalur evakuasi.
Kegiatan Monitoring & Evaluasi ini dibagi menjadi 4 Tim yang diberikan tanggung jawab khusus untuk memonitor dan mengevaluasi kelompok-kelompok warga yang telah dibentuk sebelumnya. Tim-tim ini juga diberi instruksi untuk menguji pengetahuan warga tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi darurat, seperti mengenali tanda-tanda awal banjir dan memahami rambu rambu bencana serta jalur evakuasi.
Menurut Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi, Emilda Amilia, pembagian tim ini dimaksudkan agar proses monitoring lebih efektif dan efisien, serta memastikan seluruh warga mendapatkan perhatian yang sama dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana. “Dengan membagi tim dan kelompok warga, kami dapat lebih fokus dalam memberikan penilaian yang tepat serta memberikan sosialisasi tambahan jika ditemukan kekurangan dalam pemahaman warga,” ujar Emilda.
Selama kegiatan berlangsung, tim-tim ini mengadakan simulasi bencana serta sesi tanya jawab untuk mengukur pemahaman warga. Warga diajak untuk menjelaskan tindakan apa yang harus dilakukan jika bencana banjir benar-benar terjadi. Selain itu, tim juga memastikan bahwa rambu-rambu bencana telah dipahami dengan baik oleh seluruh warga.
Acara monitoring dan evaluasi ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus meningkatkan koordinasi antar masyarakat dalam upaya mitigasi bencana banjir. Pemerintah Desa Antasan Sutun juga berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dan melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan agar desa ini semakin siap menghadapi musim penghujan mendatang.

Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan ke depan Desa Antasan Sutun dapat semakin tangguh dalam menghadapi bencana banjir dan masyarakatnya semakin sadar akan pentingnya peran aktif mereka dalam menjaga lingkungan demi mencegah bencana.
