Cita-cita masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk memiliki Fakultas Kedokteran telah dimulai sejak tahun 1966 dengan pembentukan Panitia Persiapan dan pembukaan Perguruan Tinggi Kedokteran Kalsel yang dilebur ke dalam Universitas Ahmad Yani di bawah pembinaan Kodam X Lambung Mangkurat. Fakultas Kedokteran Ahmad Yani berjalan sampai tahun 1972. Kemudian terbit Peraturan Pemerintah yang mensyaratkan untuk memilih apakah menjadi Fakultas Kedokteran yang dikelola swasta murni/bukan proyek ABRI atau menjadi Fakultas Kedokteran Negeri yang berada di lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam). Dari hasil penilaian, ternyata Unlam belum siap menerima kehadiran Fakultas Kedokteran, karena keterbatasan dana dan tenaga. Dengan demikian, mahasiswa Fakultas Kedokteran Ahmad Yani yang telah duduk di tingkat III (30 orang) harus disalurkan ke berbagai Fakultas Kedokteran di Jawa dan Sulawesi.

Cita-cita tersebut ternyata tidak pernah padam. Pada tanggal 6 September 1989 dikeluarkan SK Dirjen Dikti No. 87/DIKTI/Kep/1989 tentang Pembentukan Program Studi Kedokteran di Unlam. Pada tanggal 11 Agustus 1990, Pimpinan Program Studi Kedokteran Unlam dilantik oleh Rektor Unlam, dan pada akhir Agustus dilaksanakan pembukaan masa perkuliahan.

Adapun Pimpinan Program Studi Kedokteran Unlam yang pertama adalah:

Ketua : Prof. dr. H. Abdulcholiq Chuseri, M.Sc, Ph.D
Sekretaris I : dr. H. Hasni Hasan Basri, Sp.A
Sekretaris II : dr. H. Soekirman MD, Sp.THT
Sekretaris III : dr. H. Hasyim Fachir

Setelah menyelenggarakan kegiatan akademik beberapa tahun, dikeluarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0366/O/1993 tanggal 21 Oktober 1993 tentang Program Studi Kedokteran ditingkatkan menjadi Fakultas Kedokteran Unlam.

Sejalan dengan tujuan masyarakat Kalsel menuju ”Kalimantan Selatan Sehat 2010”, Fakultas Kedokteran Unlam mendirikan Program Studi Kesehatan Masyarakat pada tahun 2002. Berdasarkan SK Rektor Unlam No. 243/JO8/PP/2002, tentang Pembentukan Program Studi Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Kedokteran Unlam, Program Studi Kesehatan Masyarakat mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2002/2003. Proses pembelajaran Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unlam terus berjalan, dan pada tanggal 13 April 2004, Dirjen Dikti Depdiknas mengeluarkan SK No. 1362/D/T/2004 tentang Ijin Penyelenggaraan Program Studi Kesehatan Masyarakat (S1) pada Universitas Lambung Mangkurat. Saat ini Program Studi Kesehatan Masyarakat menerima mahasiswa melalui jalur reguler dan alih jenjang. Saat ini, Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Studi Kesehatan Masyarakat telah menyandang akreditasi B.

Pada tahun 2008, Fakultas Kedokteran kembali membuka Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Studi Psikologi. Pada saat ini, Program Studi Ilmu Keperawatan menerima mahasiswa dari jalur reguler dan alih jenjang, sedangkan Program Studi Psikologi hanya menerima jalur reguler. Tahun 2009, Fakultas Kedokteran juga membuka Program Studi Kedokteran Gigi, dengan menerima mahasiswa melalui jalur mandiri.

Akhirnya atas rahmat Allah SWT, cita-cita masyarakat Kalsel untuk mempunyai lembaga pendidikan kedokteran, kesehatan masyarakat, keperawatan, dan psikologi telah tercapai, tinggal dikembangkan agar menjadi suatu lembaga yang berbobot, berwibawa, dan dapat menghasilkan lulusan dokter, sarjana kesehatan masyarakat, perawat, psikolog, dan dokter gigi dengan kompetensi yang sudah ditentukan.